Kabar Seputar Teknologi

Vivo Siap Luncurkan Smartphone Dengan Fingerprint Pada Layar

0

Ranah smartphone terus diramaikan oleh produk-produk inovatif dari banyak produsen perangkat genggam atau kita sebut saat ini adalah “Smartphone” yang semakin hari terus dikembangkan. Seolah tak ingin tergeser dengan produsen smartphone yang lain kini vendor yang juga cukup terkenal dipasar Asia yakni Vivo yang notabene pabrikan asal Tiongkok baru saja mengumumkan bahwa pihak pabrikan tengah menggarap proyek baru yang disebut teknologi in-display fingerprint.

Teknologi yang masih dalam tahap pengembangan oleh Vivo tersebut rencananya akan disematkan pada smartphone berikutnya milik Vivo dan baru-baru ini pabrikan telah mengumumkan serta membocorkan sejumlah foto yang mengklaim bahwa smartphone yang mengusung teknologi in-display tersebut dalam waktu dekat akan dilepaskan kepasaran.

Untuk mengembangkan perangkat barunya Vivo telah menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan yang sudah berpengalaman dalam bidang tersebut yakni Synaptics. Dalam teknologi tersebut smartphone yang bakal memiliki sensor fingerprint dalam layar ini akan dibekali sebuah chip Clear ID FS9500 sebagai otak dari fingerprint itu sendiri.

Synaptics-sensor

Melihat bocoran yang ada tentunya smartphone yang akan memiliki fingerprint dalam layar yang juga akan diluncurkan Vivo dalam waktu dekat tentunya smartphone tersebut akan memiliki ukuran layar yang besar atau mengadopsi aspek rasio layar 18;9 bisa juga 20:9 serta datang dengan layar AMOLED. Bahkan tidak menutup dugaan kalau smartphone tersebut juga hadir dengan layar bezel less.

Untuk chip yang akan digunakan oleh Vivo kabarnya segera diperkenalkan dalam hitungan minggu oleh Synaptics. Chip ini sendiri merupakan bagian dari komponen hardware yang terdiri dari berbagai komponen salah satunya sensor CMOS yang berukuran mini yang bakal ditanamkan dibawah layar smartphone.

Secara komponen memang smartphone tersebut akan bertambah dan pastinya akan membutuhkan daya yang besar namun menurut produsen sensor Synaptics mengatakan bahwa chipset yang dikembangkannya tidak memakan daya yang banyak cukup 80mA.

Vivo-fingerprint-layar

Sayangnya sensor pemindai sidik jari yang dikembangkan Synaptics masih dibilang kalah dalam urusan kecepatan dibandingkan dengan sensor milik perusahaan lainn, karena sensor tersebut perlu waktu 0,7 detik untuk mengaktifkan fingerprint sedangkan sudah ada fingerprint yang hanya membutuhkan waktu 0,2 detik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.